Ikhtisar:Analis Rabobank merevisi naik target harga minyak Brent dan WTI menyusul berlanjutnya gangguan pasokan di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga di pasar fisik.

Harga minyak mentah global menghadapi tekanan ke atas akibat ekspektasi gangguan pasokan energi jangka panjang di wilayah produsen utama, dengan proyeksi lonjakan harga pada kuartal kedua 2026 menurut analisis dari Rabobank.
Pasar Fisik Tembus Rekor Baru
Terdapat perbedaan tajam antara pasar kertas dan fisik. Valuasi minyak fisik Dubai melonjak di atas level 150-166 Dolar AS per barel.
Kapasitas volume minyak bumi diprediksi baru mencapai 80% dari level standar pada Agustus mendatang.
Revisi Target Harga Brent dan WTI
- Brent: 107 Dolar AS (Q2/2026), 96 Dolar AS (Q3), 90 Dolar AS (Q4).
- WTI: 98 Dolar AS (Q2), 88 Dolar AS (Q3), 83 Dolar AS (Q4) per barel.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.