Guncangan Rantai Pasokan Global Picu Peningkatan Proyeksi Harga Minyak
Rabobank menaikkan target harga minyak mentah Brent menjadi 107 Dolar AS per barel untuk kuartal kedua 2026 imbas guncangan rantai pasokan jangka panjang di kawasan Teluk.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Ikhtisar:Dolar AS beranjak naik pada Selasa (24/05) di Asia. Aset safe haven memulihkan beberapa kerugian semalam, dan yen juga menguat, kala saham berjangka AS jatuh pasca anjloknya saham Snapchat.

Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang lainnya naik tipis 0,15% di 102,06 pukul 11.10 WIB menurut data Investing.com.
Pasangan USD/JPY turun tipis 0,13% ke 127,70. Indeks manajer pembelian manufaktur Jepang (PMI) Mei 2022 tercatat sebesar 53,2 dan negeri sakura ini juga menerbitkan PMI jasa untuk bulan tersebut.
Pasangan AUD/USD melemah 0,32% di 0,7084 dan NZD/USD turun 0,46% menjadi 0,6437. Penjualan ritel inti Selandia Baru tumbuh 0% periode kuartal ke kuartal di kuartal I/2022, sementara penjualan ritel berkontraksi sebesar 0,5% kuartal ke kuartal.
Rupiah bergerak menguat 0,13% di 14.651,5 per dolar AS hingga pukul 11.10 WIB.
Pasangan USD/CNY naik tipis 0,12% menjadi 6,6585 sedangkan GBP/USD turun tipis 0,20% menjadi 1,2563.
Mata uang AS memulihkan kembali kerugiannya setelah jatuh 0,85% pada hari Senin, yang membawanya menjauh dari level puncak hampir dua dekade di atas 105 yang dicapai selama pertengahan bulan. Namun, dolar AS turun terhadap yen Jepang.
Di seberang Atlantik, euro terus turun 0,21% di $1,0672, meskipun hampir tidak mengurangi lonjakan sebesar 1,17% yang dicapai pada hari Senin, setelah Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde mengatakan pengambil kebijakan kemungkinan akan meningkatkan suku bunga deposito kawasan euro dari wilayah negatif pada akhir September 2022.
Saham-saham berjangka AS mengalami penurunan 0,81% untuk S&P 500 dan penurunan 1,41% untuk Nasdaq saat dimulai, dan ini menghilangkan kilau dari sesi positif pada hari Senin yang membuat indeks masing-masing naik 1,86% dan 1,68%. Peringatan tekanan laba muncul dari pemilik Snapchat Snap Inc . (NYSE:SNAP) yang sahamnya jatuh 28% dalam perdagangan lanjutan.
Dolar AS telah jatuh di samping penurunan imbal hasil Treasury AS dari level tertinggi multi tahun, dan pasar telah memperkirakan pelonggaran agresif oleh Federal Reserve.
Sementara itu, ada sedikit tanda positif untuk ekonomi global, di mana Kota Shanghai di China diperkirakan akan segera mencabut tindakan lockdown-nya dan pernyataan dari Presiden AS Joe Biden awal pekan ini soal kemungkinan penurunan tensi perang dagang dengan China mengangkat sentimen risiko terhadap dolar.
Investor sekarang menunggu data PMI manufaktur global lainnya selama hari ini yang akan menjadi fokus utama lainnya bagi investor.
“Jika datanya bagus, maka akan melanjutkan tren penurunan dolar karena ekonomi global pulih dari berbagai guncangan,” Ahli Strategi Commonwealth Bank Of Australia Joseph Capurso menyatakan kepada Reuters.
“Dolar AS mengukir puncaknya dan mata uang komoditas seperti dolar Australia mengukir bagian bawah, tapi itu akan bergelombang.”
Sumber artikel id.investing.com judul “Dolar AS Naik Tipis, Sinyal Pemulihan Ekonomi Tahan Kenaikannya”
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Rabobank menaikkan target harga minyak mentah Brent menjadi 107 Dolar AS per barel untuk kuartal kedua 2026 imbas guncangan rantai pasokan jangka panjang di kawasan Teluk.

Harga minyak mentah dunia melonjak melampaui valuasi historis akibat gangguan rantai pasokan global, memicu peringatan dari Federal Reserve terkait risiko inflasi yang persisten.

Broker Trive International Ltd menjadi sorotan di Q2 2026 setelah kasus dugaan penipuan pendiri Kasim Garipoglu, gaji karyawan yang tidak dibayar, hingga aksi protes publik di LinkedIn. Artikel ini mengulas gambaran umum Trive, investigasi FCA UK, serta risiko bagi trader Indonesia.

Review lengkap Vantage Markets Q2 2026: apakah aman atau penipuan? Simak analisis regulasi, fitur, deposit, login, hingga ulasan pengguna terbaru dalam dunia trading online.